Outbound Training

GriyaAgro Cibatubelah adalah tempat alternatif yang patut dipertimbangkan untuk kegiatan outbound. Jaraknya tidak terlalu jauh dari Jakarta,sekitar 125km dapat ditempuh dalam 1,5 jam perjalanan dalam kondisi normal.

Istilah outbound untuk menyebut aneka training di alam terbuka, sebenarnya berasal dari istilah yang lebih panjang bunyinya. Yakni, Outbound Management Programmes. Outbound adalah salah satu metode training untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Berbeda dengan metode training lainnya, outbound menekankan aspek “mengalami” sebagai cara untuk belajar. Belajar dengan cara mengalami. Istilah kerennya, experiential learning. Nama lain dari program pelatihan ini adalah Corporate Adventure Training

Belajar Berpetualang: Flying Fox

Belajar Berpetualang: Flying Fox

Outbound Management Programmes, biasanya melingkupi aneka pelatihan yang didesain khusus untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan (leadership), ketrampilan berkomunikasi (communication skills), perencanaan (planning), managemen perubahan (change management) delegasi, kerjasama tim, dan motivasi. Para beserta biasanya dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diberi tugas atau aktivitas yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Pencapaian dan kinerja selama aktivitas berlangsung kemudian direfleksi atau dilihat kembali dalam kelompok diskusi. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi perilaku yang meningkatkan kinerja dan perilaku yang menurunkan kinerja. Strategi-strategi kemudian dirumuskan untuk mengatasi aneka perilaku yang menghalangi pencapaian kinerja. Strategi strategi tersebut kemudian dipakai dalam aneka aktifitas untuk diuji keandalannya.

TeamWork

TeamWork Training

Outbound adalah bentuk training yang populer, karena aneka aktivitas yang menyenangkan. Ditambah lagi, para peserta merasa dihargai, karena aneka perkembangan dalam perusahaan atau organisasi didasarkan pada masukan dari mereka. Aneka permainan baik yang beresika rendah (low impact games) maupun beresiko tinggi (high impact games) membuat para peserta berkompetisi satu terhadap yang lain dan memacu adrenalin mereka. Hal ini mengurangi sikap penolakan yang biasa muncul dalam setiap training. Ketika kembali dalam rutinitas kerja atau kegiatan, sikap berani mencoba dan mengambil resiko, menjadi modal berharga untuk meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasi. Baca juga Outbound, untuk Apa?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s